Sabtu, 25 Januari 2020

UCAPAN SELAMAT DARI GPP KEPADA KEPEMUDAAN YANG DILANTIK SEBAGAI PENGURUS KARANG TARUNA DESA

Kepengurusan"GPP" Gerakan Pemuda Pajeruan mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya kepengurusan karang taruna Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, periode 2020-2025 pada sabtu (25/01/2020).

Abdul Qorib, S.M selaku ketua "GPP" mengucapkan Alhamdulillah berkat kerja keras kepemudaan kini sudah membuahkan hasil yang tidak mengecewakan, dengan dilantiknya kepengurusan Karang Taruna ini adalah suatu kebanggaan bagi kami sebagai kepemudaan khususnya kami dari "GPP" yang berupaya keras untuk membangkitkan kembali Karang Taruna yang pernah vakum.

"Harapan saya dengan adanya karang taruna ini pemuda Desa Pajeruan mampu mencetuskan suatu perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat dan Desa Pajeruan dalam berbagai aspek." Lanjutnya

Semoga pemuda desa pajeruan karang taruna khususnya bisa menjadi pelantara majunya desa yang kami cintai ini.

KH/AQ

Jumat, 17 Januari 2020

ANTUSIAS PENYAMBUTAN MASYARAKAT MANGAR TERHADAP POSYANDU PUSKESMAS BANJAR


Antusiasi masyarakat mangar saat menyambut POSYANDU yang di laksanakan di Mangar Pajeruan pada Jum.at 17-01-2020.

Puluhan masyarakat berbondong-bondong datang sambil membawa anaknya agar bisa di cek kesehatannya mulai dari proses pendaftara, penimbangan sampai penyuluhan dan pemeriksaan.
Suatu kebanggaan bagi masyarakat pajeruan yang mampu bekerja sama dengan puskesmas Banjar dalam bidang kesehatan, sehingga lebih mempermudah masyarakat dalam penanganan proses pelayanan kesehatan.

Sebelum petugas POSYANDU puskesmas Banjar pulang, banyak hal yang di sampaikan atau di kenalkan terkait pelayanan kesehatan yang terprogremer di UPDT puskesmas Banjar.

Salah satu kepala tokoh di dusun mangar mengatakan bahwa sbelumnya POSYANDU di dusun mangar sempat aktif, namun beberapa bulan ini fakum dikarenakan Impera struktur jalan sangat tidak memadahi, sehingga menjadi kendala disaat musim hujan.
Namun salah satu petugas puskesmas banjar mengatakan bahwa kedepannya POSYANDU dusun mangar akan aktif kembali, karena pemuda desa pajeruan sangat antusias untuk membantu petugas puskesmas demi kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat.

Penyampaian terimakasih disampaikan oleh kepala tokoh, tokoh pemuda dan masyarakat mangar kepada puskesmas Banjar yang berantosias untuk menjadi pelayan masyarakat yang profesional terkait kesehatan.

Semoga kita selaku pemuda desa tetap menjadi mitra yang solid untuk mensejahterakan masyarakat dalam bidang kesehatan. (Ujar tokoh pemuda disana).


#pemuda desa untuk masyarakat desa

Rabu, 15 Januari 2020

DARI PEMUDA DESA UNTUK MASYARAKAT DESA

"GPP" Gerakan Pemuda Pajeruan memilah dan memilih keanggotaan untuk di jadikan pengurus Karang Taruna Desa Pajeruan.

Terasa tidak asing bagi masyarakat lebih-lebih kepemerintahan terkait maraknya karang taruna yang mampu memberikan agen perubahan, kontrol dan sosial.

Gerakan dan eksistensi pemuda sudah di kenal oleh Masyarakat pajeruan semenjak di dirikannya organisasi yang di singkat dengan "GPP" Gerakan Pemuda Pajeruan. Meskipun organisasi ini secara tidak langsung bergerak tanpa sepengetahuan pemerintah, namun dampak positifnya sangat besar bagi masyarakat setempat, spserti bantuan air bersih di saat musim kekeringan dan bantuan terhadap masyarakat miskin yang belum terjangkau oleh bantuan pemerintah.

Dengan analogis panjang BPH mengadakan rapat internal terkait nasip pemuda kedepan, dengan trobosan besar salah satu anggota GPP mengusulkan untuk mendirikan karang taruna yang mana organisasi ini sangat tidak asing bagi masyarakat Indonesia dengan bersifat nasional.

Dengan berbagai langkah terprosedur telah dilakukan oleh kepemudaan terkait hal-hal yang harus dipenuhi sebagai persyaratan untuk mendirikan karang taruna.

Alhamdulillah dapat respon positif dari kepala desa setempat (pajeruan). hingga karang taruna berdiri semenjak SK di keluarkan oleh pihak kepala desa.

Dan semenjak SK dari kepala desa turun, berbagai program telah di sosialisasikan oleh kepengurusan karang taruna desa pajeruan yang di kemas dengan "GEMPAR" Gerakan Pemuda Pajeruan. Meskipun tidak semua program bisa terealisasikan secara menyeluruh, 50% program kerja karang taruna sudah berjalan.

Meski karang taruna desa pajeruan belum di Lantik, sampai saat ini kepengurusan karang taruna sudah meluncurkan berbagai program yang sudah terbukti di masyarakat, sperti YASTAMA dan lain-lain.

#Pemuda Desa



Gegasan dari berbagai sektor terhadap gizi buruk yang menimpa warga gunung edden batu poro barat

Kabar gizi buruk yang menimpa balita kurroti(4th) , asmani(3th) dan misdi(10bulan) tiga balita ini menderita gizi buruk sampai pada istri Bupati sampqng Mimin .Istri Orang nomor satu di Sampang itu berkunjung dan siap membantu anak dai Bapak misru (57th) dan ibu ASDIYEH (50th) warga Dusun gunung edden Desa Batoporo barat, Kecamatan Kedungdung,
Kabupaten Sampang .yang sudah beberapa bulan ditangani oleh puskesmas Banjar dirumahnya.
Yang didampingi oleh camat kedungdung , kepala desa batuporo barat , BASNAZ Kabupaten Sampang ,Dinas kesehatan kabupaten Sampang , KB Kabupaten Sampang ,Dinas sosial Kabupaten Sampang , Kepala puskesmas Banjar beserta jajaran nya , bidan- bidan desa batuporo barat ,KB. Kecamatan kedungdung , Karang taruna the brilliant (batuporo barat) , serta tokoh masyarakat setempat (kasun)
Dalam kegiatan ini Ibu Bupati Sampang dan rombongan dan pihak terkait memberikan bantuan/dana sosial kepada keluarga yg memiliki gizi buruk. Dan Bhabinkamtibmas memberikan santunan berupa beras 5kg (program Kapolres Spg) kepada keluarga.

Ibu Bupati Sampang Mimin menghimbau dan menekankan kepada warga pentingnya KB, serta tetap menjaga gizi ataupun kesehatan terhadap anak anak nya.
yang anggota keluarganya mengalami gizi buruk untuk segera membawanya ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Hal itu, menurutnya dapat mempercepat penanganan terhadap si pasien.”tuturnya

Terkait penanganan pasien gizi buruk, istri bupati Sampang Mimin meminta kepada para petugas kesehatan yang mendampinginya agar ada penanganan lebih khusus, begitu juga masalah pembiayaan. Sehingga keluarga pasien tidak takut akan masalah biaya jika mau berobat di puskesmas ataupun rumah sakit.

“Misalkan pasien lepas dari BPJS, tetap ini semua harus digratiskan dan dikhususkan. Jadi tidak sekedar gratis, tapi juga ada penanganan khusus,” tuturnya

Kepala desa batoporo barat Jadid mengatakan “ kasus ini Ini merupakan tanggung jawab bersama Lintas Program di Puskesmas juga lintas Sektor, khusus nya saya selaku kepala desa akan bertanggung jawab dan akan menindak lanjuti serta untuk melanjutkan kondisi rumah yang seperti itu sehingga ada kamar yg layak serta pembuatan jambannya” ungkap nya


Salah satu Tokoh pemuda sekali Gus ketua "GPP" Gerakan pemuda pajeruan menutur (berharap) gerakan seperti ini tidak hanya ada di satu dusun atupun desa, melainkan menyeluruh untuk mengantisipasi terjadinya gizi buruk sperti yang terjadi saat ini.

“ masyarakat sehat desapun sehat dan cerdas “(UM/QR)

LUAR BIASA PEMUDA PAPJERUAN BANGKIT LAGI SETALAH LAMA HILANG

Pertemuan yang menakjubkan setalah lama hilang kini rapat kerja anggota Gerakan Pemuda Pajeruan (GPP) bertempat di Surabaya Sabtu/28/05/2023...